GELS

Latar Belakang

Pelatihan General Emergency Life Support (GELS) adalah pelatihan penanganan kasus gawat darurat untuk kasus trauma maupun non trauma.Pelatihan ini dibentuk untuk meningkatkan kompetensi dokter khususnya di bidang kegawatdaruratan medis.Meningkatnya baik kualitas maupun kuantitas kegawatan yang terjadi baik kegawatan sehari-hari maupun bencana menuntut dokter harus selalu aktif dan selalu berusaha meningkatkan kemampuannya.

LOGO GELS FINAL

GELS dirancang dan disusun oleh Brigade Siaga Bencana RSUP dr. Sardjito dengan acuan standar Departemen Kesehatan RI. Pelatihan dilaksanakan selama 6 hari penuh dan diberikan dalam bentuk kuliah, diskusi materi dan latihan ketrampilan dalam proporsi yang seimbang.  Saat ini dalam standar pelayanan gawat darurat yang dibuat oleh Departemen Kesehatan sesuai Keputusan Menteri Kesehatan No: 106/MENKES/SK/I/2004, GELS sudah ditetapkan sebagai pelatihan dasar untuk dokter  yang bekerja pada unit pelayanan gawat darurat.

Diperlukan usaha yang  optimal dan  menyeluruh dari seluruh komponen panitia pelatihan ini sehingga mutu pelatihan ini benar-benar terjaga sehingga cita-cita untuk mengembangkan kemampuan kedokteran khususnya di bidang gawat darurat di seluruh indonesia  akan dapat tercapai.

VISI

Menjadi pelatihan kegawatdaruratan untuk dokter yang profesional dan teruji di kawasan Asia Tenggara

MISI

Bersama dan berkembang meningkatkan kompetensi dokter di bidang gawat darurat dan mewujudkan sistem kegawatdaruratan yang profesional dan menyeluruh baik pada fase pre hospital maupun hospital.

MOTTO

Wujudkan manusia sehat dengan ilmu yang manfaat

TUJUAN PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan, peserta peserta diharapkan mampu :

a. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai tenaga kesehatan/medis  yang profesional sehingga dapat menangani kasus-kasus dengan kegawatdaruratan medik.

b. Menunjang pelaksanaan pengembangan sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) yang terkoordinasi antar berbagai sektor dan program terkait dari pra rumah sakit / rumah sakit serta antar rumah sakit.

c. Mempercepat waktu tanggap kegawatdaruratan untuk menghindari kematian dan kecacatan yang seharusnya tidak perlu terjadi.

d. Menunjang dan meningkatkan fungsi RS Pendidikan dan RS Rujukan atau Sistem  Rujukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s